From :
Ar-Risalah
YOLO
“You only live once, but if you do it right, once
is enough”
Sebuah quote populer
dari Mae West. “Hidup Cuma sekali, tapi kalau kamu hidup dengan benar, sekali
saja cukup.”
Benar, hidup di
dunia hanya sekali. Dan hidup yang sekali ini adalah penentu kehidupan akhirat
yang juga hanya sekali tapi selamanya. Disini dan sekaranglah desain kehidupan
abadi di akhirat kita rancang. Disini dan sekaranglah kita bisa mengubah,
membongkar, mendesain ulang, memperbaiki, mempercantik atau membiarkan bahkan
merusaknya. Kitalah desainernya dan Allah penentu semuanya. Iya, kita.
Hidup Cuma sekali.
Karena kita tak pernah percaya reinkarnasi. Setelah yang sekali ini, kita tak
pernah bisa mengulangi. Tak perlu berkhayal menemukan mesin waktu agar bisa mengulangi
kembali. Sang pencipta waktu telah menetapkan hidup kita hanya sekali.
Hidup hanya sekali,
jangan sia-siakan. Sejauh ini apa yang sudah kita lakukan? Mari kita intropeksi
dan renungkan. Saat yang lain mengukir namanya dengan indah dalam sejarah, di
urutan berapa nama kita di terterakan? Atau kita masih teronggok bersama sampah
karena kita malas dan tak tertarik dengan semua bentuk kesuksesan?
Hidup hanya sekali,
buatlah berarti. Hidup yang berarti bukan sekedar mengejar sukses duniawi.
Karena dunia tak abadi. Apa artinya raihan prestasi duniawi, jika akhirnya
hanya kita tinggalkan setelah kita mati. Hidup yang berarti adalah hidup yang
diridhai Ilahi. Hidup yang dapat menjamin kenyamanan hidup di akhirat nanti.
Seberapa keras kita telah berusaha dan memberikan pengorbanan untuk hal ini ?
Hidup hanya sekali,
dan yang sekali itu cukup untuk mengukirkan diri dalam sejarah dunia dengan
segudang prestasi. Cukup pula untuk membuat kita menjadi manusia mulia, yang
diakhirat kelak hidup berdampingan dengan para nabi.
Hidup hanya sekali,
pastikan bahwa yang sekali ini, tak akan pernah kita sesali. (Aviv)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar